Minggu, 21 Juni 2009

Aku, Dia dan Ray

Sotya Pawestri

Aku, dia dan Ray

Terjangkit penyakit turunan

Bukan wajah yang berkata

Hanya topeng yang tertawa

Aku, dia dan Ray

Tersangkut kicir berbentuk segitiga

Yang terukir di tiap putarnya

Pulang dan pergi berhenti

Aku, dia dan Ray

Tertawa melirik topeng

Seperti berkaca wajah diri

Seperti bermimpi akulah dia

Sayangnya kicir itu rusak

Si topeng hanya senyum

Risauan kembali menyisik

Kapan lagi akan menangis ?

Selamat tinggal Ray

Mungkin baru 100 tahun lagi

Air surga ‘kan membasuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar