Jumat, 31 Juli 2009

KAYAK KAYA



sotya pawestri

Martin pulang
Martina pergi
Martin cinta
Martina benci

Martin pura-pura
Martina serius
Martin kaya
Martina miskin

Martin makan uang
Martina muntah uang
Martin mati
Martina masih hidup

Rabu, 29 Juli 2009

MUKA RATA

Angela Sotya Pawestri

Satu…
Lima…
Angka ini yang bilang aku ratu
Mulai punya lebah sampai lima

Satu…
Tujuh…
Angka itu yang membuat aku jadi batu
Aku serahkan jiwa dan tubuh

Satu…
Delapan…
Saat ini tubuhku tidak lagi satu
Bahkan istanaku jadi papan

Satu…
Sembilan…
Ya Tuhan, aku ingin mati
Tak kuat jadi si muka rata

Dua…
Kosong…
Aku benar-benar mati

Jumat, 17 Juli 2009

Mengapa Harus Cinta !?



Sotya Pawestri

Aku diam
Ketika Dewi Cinta tanya siam
Seakan air dan angin ikut bergumam
Bersama resah bahagia yang terpendam

Dewi Cinta itu bertanya lagi
Tapi aku tetap tidak mengerti
Mengapa rasanya seperti ragi ??
Atau memang hati dan uluku sudah mati

Sedetik setelah matahari terbenam
Aku sudah punya jawaban
Tapi…
Bagaimana cara mengatakannya ??

Dewi Cinta tersenyum sinis
Dan aku tersenyum manis

Aku, aku, dan aku
Mengapa harus aku ?
Aku bingung !!
Kenapa harus Dewi Cinta ?
Mengapa harus cinta ?
Kenapa Tuhan tidak kirimi aku Dewa Kekayaan saja ??

Rabu, 15 Juli 2009

TANGAN KOSONG






Sotya Pawestri

Langit itu putih
Ketika aku dan dia duduk bersama
Ketika semua tidur dan tak berdaya

Sekali lagi langit itu putih
Ketika surya seharusnya tersenyum
Ketika ia harus pergi

Ya, Tuhan…
Langit itu putih lagi
Ketika ia pulang
Ketika tangannya kosong

Dan langit itu putih lagi
Ketika aku harus pergi
Ketika aku bersama malaikat…

Sabtu, 04 Juli 2009

SEPI ataukah SUNYI

Jauh kupandang sejurus

Hilang arah yang lurus

Kupandang sahutan tamu

Hanya ada keramaian semu


Aku lihat kiri

Segerombolan orang yang tak kukenal berdiri


Aneh, sejuta aneh

Kenapa tak kunikmati saja ??

Atau aku mulai sepi


Terdiamku terpaku

Meratap dunia dengan tangis

Mungkin tidak hari ini tapi besok


Ataukah sunyi

Atau…

Jiwa ini tidak akan pernah tenang selamanya

Kamis, 02 Juli 2009

KERTAK GIGI


Sotya Pawestri

Sinta mogok makan
Kira – kira sudah sepekan
Gara – gara atasan
‘Gak mau kasih tunjanganRudi marah
Uangnya dijarah
Katanya usaha pemerintah semakin parah
Bikin Rudi makin gerah

Raka tahan haus
Bau air dianggap hangus
Walau di depannya berdiri gadis bagus
Raka tetap tidak rakus

Sinta, Rudi, dan Raka
Menunggu nasib kayak kera
Tunggu janji belaka
Hingga tak bisa berak

Dasar nasib !!
Kapan dunia tak jadi aib ??
Sinta, Rudi, dan Raka tinggal tunggu raib